Cara membuat soal ujian pada moodle AIOCBT part 2

Membuat soal untuk ujian CBT memang gampang-gampang susah. Bagi yang belum terbiasa mungkin akan merasa susah, ribet, dsb. Sebenarnya hal ini masalah kebiasaan saja, jika sudah terbiasa lama-lama akan terasa gampang. 😀

Baiklah langsung ke inti permasalahan. Pada postingan sebelumnya kita membahas cara membuat quiz. Sekarang kita akan memasukkan soal-soal ke dalam quiz.

Untuk membuat soal ujian pada moodle secara garis besar ada 2 cara yaitu cara manual (langsung mengetik soal di moodle) dan cara import (menggunakan program seperti notepad, word processor, examview, dsb).

Cara manual biasanya kita gunakan untuk membuat soal listening (bahasa inggris), short answer (isian singkat, peserta mengetik sendiri jawaban), atau soal berisi video. Untuk cara manual ini tentu saja kita harus membuka moodle.

Cara import biasanya kita gunakan untuk membuat soal dengan teks dan gambar saja. Dengan cara ini kita tidak perlu membuka moodle. Aplikasi yang bisa gunakan juga bermacam-macam. Yang paling populer yaitu Notepad, ExamView, dan pengolah kata Word/Writer.

1. Menggunakan Notepad

Membuat soal-soal menggunakan notepad, kemudian kita simpan dengan type AIKEN atau GIFT. File tersebut bisa langsung diupload ke moodle. Kelemahan menggunakan notepad ini adalah kurang support untuk soal yang panjang, atau soal yang ada gambar. Untuk lebih detail bisa googling tentang type bank soal aiken dan gift.

2. Menggunakan Examview

Examview adalah aplikasi untuk membuat soal dengan fasilitas yang lengkap. Dengan examview, kita bisa menuliskan soal, memasukkan gambar, dan kunci jawabannya. Hasil dari examview kita export ke type blackboard dan dapat langsung diimport ke moodle.

3. Menggunakan aplikasi pengolah kata

Di dunia pendidikan (misalnya sekolah) biasanya guru membuat master soal menggunakan aplikasi pengolah kata seperti microsoft word, openoffice writer, dsb. Master soal tersebut bisa diubah menjadi file yang siap upload ke moodle. Namun file dari word seringkali mengalami kegagalan jika langsung diupload ke moodle, oleh karena itu kita bisa memanfaatkan examview. Jadi alurnya Word -> Examview -> Moodle.

File dari word tersebut dapat kita import ke examview, kira-kira seperti ini hasilnya :

Bagaimana? Tidak jauh berbeda yah! Baiklah demikian postingan tentang cara membuat soal pada moodle AIOCBT. Mungkin belum terlalu detail ya? Oke untuk lebih detail nanti akan dibuatkan postingan tersendiri. Yang penting disini sudah ada gambaran terlebih dahulu. Semoga bermanfaat. 🙂

Cara membuat soal ujian pada moodle AIOCBT part 1

Pada postingan-postingan sebelumnya kita telah belajar membuat kategori, daftar mata pelajaran, dan daftar peserta ke dalam moodle. Sampai pada tahap ini VHD ujian 90% selesai dan dapat digunakan. Jadi kurang 10% saja.

Berdasarkan pengalaman kalau sudah di tahap ini pikiran agak nyantai. Lho soal-soal kan belum dimasukkan?? Tidak apa-apa. Biasanya kami memasukkan soal ke dalam VHD pada H-2 atau H-1 sebelum jadwal ujian dilaksanakan. Misalnya ujian untuk hari ke-4 maka pada 2 hari atau malam harinya sebelum ujian baru kami mengupload soal.

(dasar admin malas, jangan ditiru ya! yang bagus adalah semua sudah siap beberapa hari sebelum ujian, termasuk sudah dilakukan verifikasi soal yang sudah masuk ke VHD).

Kasus di atas bisa terjadi karena kami sudah menerima bank soal yang siap diupload ke moodle. Hehehe. Baiklah sekarang lanjut ke materi utama kita.

Moodle pada dasarnya adalah software untuk e-learning, bukan dikhususkan untuk CBT. Oleh karena itu harap maklum apabila dalam menambahkan soal ujian ke moodle tidaklah se-simple aplikasi lain yang memang khusus CBT. Jika masih nekat ingin menggunakan moodle, bersiaplah mengikuti jalan ninja ini. Haha.

Sebelumnya kita sudah membuat daftar mata pelajaran baik menggunakan teknik manual atau upload course. Daftar pelajaran tersebut baru “pintu gerbang” untuk nantinya kita buatkan rumah di dalam dan diisi dengan soal-soal.

Sekarang kita buka nama pelajaran tersebut. Klik kanan pada icon gear, pilih open in new tab.

Akan terbuka halaman Edit course setting. Kita langsung scroll ke bawah saja (kecuali ada yang ingin diganti) menuju Save and display. Klik tombol tersebut.

Selanjutnya kita akan menambahkan quiz. Quiz inilah sebagai “rumah” yang nantinya akan diisi soal-soal ujian. Ketik nama quiz, supaya mudah dibuat sama dengan nama course-nya saja.

Setelah menuliskan nama quiz, langsung scroll kebawah pada bagian Timing. Pada bagian ini cukup atur waktu (durasi) ujian saja, yang lain biarkan default.

Berikutnya dibawah timing adalah Grade. Disini kita mengatur berapa kali kesempatan peserta boleh mengerjakan ujian.

Selanjutnya bagian Review option untuk mengatur setelah ujian selesai siswa langsung bisa melihat nilai atau tidak, dsb. Anda bisa googling mengenai penggunakan review option pada quiz moodle ini.

Berikutnya adalah Extra restrictions on attempts adalah password yang harus dimasukkan peserta sebelum masuk ke soal ujian. Atau seperti TOKEN kalau dalam UNBK. Fungsi pembuatan password ini nanti dapat digantikan oleh CBTAdmin.

Setelah mengatur beberapa point diatas, kita langsung scroll ke bawah dan klik Save and display.

Quiz telah berhasil dibuat. Sampai disini anda bisa lanjutkan ke bagian selanjutnya (memasukkan soal), atau membuat “rumah-rumah” pada mata pelajaran lainnya, tinggal ulangi langkah dari point pertama di atas (open in new tab pada icon gear di sebelah nama mata pelajaran).

Demikian postingan tentang membuat soal ujian pada moodle AIOCBT bagian pertama. Berikutnya kita akan membahas tentang memasukkan soal-soal ke dalam moodle. Semoga bermanfaat. 🙂