Cara mengubah password admin pada moodle AIOCBT

AIOCBT adalah sebuah paket moodle di dalam VHD sehingga kita tidak perlu install dari nol. Dengan hanya copy-paste file VHD dalam waktu kurang dari 5 menit kita sudah mempunyai server yang siap pakai.

Apabila kita ingin mengganti password admin maka ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Klik gambar profil Administrator CBT.

2. Klik edit profile.

3. Klik “click to enter text” dan ketik password baru.

4. Di halaman ini kita juga bisa mengganti info yang lain. Setelah semua info dirasa cukup, scroll ke bawah dan klik Update profil.

Demikian info tentang cara mengganti password admin (dan info profil admin), semoga bermanfaat.

Cara membuat soal ujian pada moodle AIOCBT part 2

Membuat soal untuk ujian CBT memang gampang-gampang susah. Bagi yang belum terbiasa mungkin akan merasa susah, ribet, dsb. Sebenarnya hal ini masalah kebiasaan saja, jika sudah terbiasa lama-lama akan terasa gampang. 😀

Baiklah langsung ke inti permasalahan. Pada postingan sebelumnya kita membahas cara membuat quiz. Sekarang kita akan memasukkan soal-soal ke dalam quiz.

Untuk membuat soal ujian pada moodle secara garis besar ada 2 cara yaitu cara manual (langsung mengetik soal di moodle) dan cara import (menggunakan program seperti notepad, word processor, examview, dsb).

Cara manual biasanya kita gunakan untuk membuat soal listening (bahasa inggris), short answer (isian singkat, peserta mengetik sendiri jawaban), atau soal berisi video. Untuk cara manual ini tentu saja kita harus membuka moodle.

Cara import biasanya kita gunakan untuk membuat soal dengan teks dan gambar saja. Dengan cara ini kita tidak perlu membuka moodle. Aplikasi yang bisa gunakan juga bermacam-macam. Yang paling populer yaitu Notepad, ExamView, dan pengolah kata Word/Writer.

1. Menggunakan Notepad

Membuat soal-soal menggunakan notepad, kemudian kita simpan dengan type AIKEN atau GIFT. File tersebut bisa langsung diupload ke moodle. Kelemahan menggunakan notepad ini adalah kurang support untuk soal yang panjang, atau soal yang ada gambar. Untuk lebih detail bisa googling tentang type bank soal aiken dan gift.

2. Menggunakan Examview

Examview adalah aplikasi untuk membuat soal dengan fasilitas yang lengkap. Dengan examview, kita bisa menuliskan soal, memasukkan gambar, dan kunci jawabannya. Hasil dari examview kita export ke type blackboard dan dapat langsung diimport ke moodle.

3. Menggunakan aplikasi pengolah kata

Di dunia pendidikan (misalnya sekolah) biasanya guru membuat master soal menggunakan aplikasi pengolah kata seperti microsoft word, openoffice writer, dsb. Master soal tersebut bisa diubah menjadi file yang siap upload ke moodle. Namun file dari word seringkali mengalami kegagalan jika langsung diupload ke moodle, oleh karena itu kita bisa memanfaatkan examview. Jadi alurnya Word -> Examview -> Moodle.

File dari word tersebut dapat kita import ke examview, kira-kira seperti ini hasilnya :

Bagaimana? Tidak jauh berbeda yah! Baiklah demikian postingan tentang cara membuat soal pada moodle AIOCBT. Mungkin belum terlalu detail ya? Oke untuk lebih detail nanti akan dibuatkan postingan tersendiri. Yang penting disini sudah ada gambaran terlebih dahulu. Semoga bermanfaat. 🙂

Cara membuat soal ujian pada moodle AIOCBT part 1

Pada postingan-postingan sebelumnya kita telah belajar membuat kategori, daftar mata pelajaran, dan daftar peserta ke dalam moodle. Sampai pada tahap ini VHD ujian 90% selesai dan dapat digunakan. Jadi kurang 10% saja.

Berdasarkan pengalaman kalau sudah di tahap ini pikiran agak nyantai. Lho soal-soal kan belum dimasukkan?? Tidak apa-apa. Biasanya kami memasukkan soal ke dalam VHD pada H-2 atau H-1 sebelum jadwal ujian dilaksanakan. Misalnya ujian untuk hari ke-4 maka pada 2 hari atau malam harinya sebelum ujian baru kami mengupload soal.

(dasar admin malas, jangan ditiru ya! yang bagus adalah semua sudah siap beberapa hari sebelum ujian, termasuk sudah dilakukan verifikasi soal yang sudah masuk ke VHD).

Kasus di atas bisa terjadi karena kami sudah menerima bank soal yang siap diupload ke moodle. Hehehe. Baiklah sekarang lanjut ke materi utama kita.

Moodle pada dasarnya adalah software untuk e-learning, bukan dikhususkan untuk CBT. Oleh karena itu harap maklum apabila dalam menambahkan soal ujian ke moodle tidaklah se-simple aplikasi lain yang memang khusus CBT. Jika masih nekat ingin menggunakan moodle, bersiaplah mengikuti jalan ninja ini. Haha.

Sebelumnya kita sudah membuat daftar mata pelajaran baik menggunakan teknik manual atau upload course. Daftar pelajaran tersebut baru “pintu gerbang” untuk nantinya kita buatkan rumah di dalam dan diisi dengan soal-soal.

Sekarang kita buka nama pelajaran tersebut. Klik kanan pada icon gear, pilih open in new tab.

Akan terbuka halaman Edit course setting. Kita langsung scroll ke bawah saja (kecuali ada yang ingin diganti) menuju Save and display. Klik tombol tersebut.

Selanjutnya kita akan menambahkan quiz. Quiz inilah sebagai “rumah” yang nantinya akan diisi soal-soal ujian. Ketik nama quiz, supaya mudah dibuat sama dengan nama course-nya saja.

Setelah menuliskan nama quiz, langsung scroll kebawah pada bagian Timing. Pada bagian ini cukup atur waktu (durasi) ujian saja, yang lain biarkan default.

Berikutnya dibawah timing adalah Grade. Disini kita mengatur berapa kali kesempatan peserta boleh mengerjakan ujian.

Selanjutnya bagian Review option untuk mengatur setelah ujian selesai siswa langsung bisa melihat nilai atau tidak, dsb. Anda bisa googling mengenai penggunakan review option pada quiz moodle ini.

Berikutnya adalah Extra restrictions on attempts adalah password yang harus dimasukkan peserta sebelum masuk ke soal ujian. Atau seperti TOKEN kalau dalam UNBK. Fungsi pembuatan password ini nanti dapat digantikan oleh CBTAdmin.

Setelah mengatur beberapa point diatas, kita langsung scroll ke bawah dan klik Save and display.

Quiz telah berhasil dibuat. Sampai disini anda bisa lanjutkan ke bagian selanjutnya (memasukkan soal), atau membuat “rumah-rumah” pada mata pelajaran lainnya, tinggal ulangi langkah dari point pertama di atas (open in new tab pada icon gear di sebelah nama mata pelajaran).

Demikian postingan tentang membuat soal ujian pada moodle AIOCBT bagian pertama. Berikutnya kita akan membahas tentang memasukkan soal-soal ke dalam moodle. Semoga bermanfaat. 🙂

Cara menambahkan daftar peserta pada moodle AIOCBT

Setelah selesai mempersiapkan mata pelajaran sesuai jadwal, hal berikutnya yang perlu disiapkan adalah daftar peserta untuk mengakses server ujian. Untuk membuat daftar peserta ada cara manual dan cara upload user. Disini akan dibahas cara upload user.

Langsung saja buat file daftar peserta menggunakan excel / spreadsheet dengan 7 kolom seperti berikut :

username : bisa diisi nomor induk siswa, atau buat nomor unik untuk ujian
password : membuat password banyak & cepat bisa menggunakan rumus excel
firstname : nama lengkap peserta
lastname : kelas peserta
email : tidak harus email valid, hanya untuk keperluan upload daftar peserta
department : bisa diisi jurusan peserta, atau kalau tidak ada diganti kelas peserta
address : ruang / lab peserta akan melaksanakan ujian. cukup tulis angka saja

Kolom-kolom diatas adalah format list peserta moodle menurut standar AIOCBT agar fungsi-fungsi pada CBTAdmin dapat berjalan.

Selanjutnya di sebelah kolom address tambahkan lagi 4 kolom bernama course1, course2, course3, course4 (karena pada tryout ini peserta akan mengerjakan 4 mapel. Jika kurang / lebih dari 4 mapel, disesuaikan kolom tambahannya).

Pada kolom course1 diisi shortname mapel bahasa indonesia yaitu TO-BIND. Kolom course2 diisi shortname matematika sesuai kelompok / jurusan peserta yaitu TO-MTK-MIPA / TO-MTK-IPS / TO-MTK-BHS. Kolom course3 diisi TO-BING. Dan kolom course4 diisi sesuai peminatan peserta.

Hasil akhirnya adalah file daftar peserta dengan 11 kolom sudah termasuk kode mata pelajaran yang akan diujikan sesuai jurusan & peminatan.

Simpan file daftar peserta tersebut dengan type csv (comma delimited), nama file bebas.

Setelah daftar peserta siap kita kembali ke moodle dan klik menu Site Administration( Site settings ) di pojok kanan atas.

Kemudian klik tab Users-> Upload user.

Pilih (choose a file) atau drag n drop file csv berisi daftar peserta ujian kemudian tekan Upload users.

Apabila terjadi error delimiter setting, tekan tombol back pada browser, sesuaikan CSV delimiter kemudian tekan Upload users lagi. Jika lancar akan muncul preview daftar peserta.

Langsung scroll ke bawah dan klik Upload users.

Durasi waktu upload peserta ini bisa cepat atau lama tergantung jumlah peserta pada file. Setelah muncul konfirmasi seperti ini menandakan proses upload daftar peserta telah selesai. Selanjutnya klik Continue.

Setelah ini peserta dapat login dan akan muncul mata pelajaran sesuai kelompok & peminatan.

Meskipun sudah bisa login akan tetapi peserta belum dapat mengerjakan ujian, karena kita belum memasukkan soal-soal ujiannya. Menambahkan soal ujian ke dalam VHD akan kita bahas pada postingan-postingan berikutnya.

Demikian postingan tentang menambahkan daftar peserta pada moodle AIOCBT. Semoga bermanfaat. 🙂

Cara menambahkan mapel di Moodle AIOCBT part 3

Pada postingan sebelumnya kita mempelajari pembuatan mata pelajaran secara manual. Kali ini kita akan belajar membuat mata pelajaran dengan cara upload course.

Setelah membuat kategori sesuai jadwal ujian (postingan part 1), diketahui angka categoryid untuk TRYOUTSMA-1 adalah 2, TRYOUTSMA-2 = 3, TRYOUTSMA-3 = 4, dan TRYOUTSMA-4 = 5. (Angka categoryid disini hanyalah contoh, di tempat Anda mungkin bisa berbeda).

Buatlah file daftar pelajaran menggunakan excel / spreadsheet dengan  4 kolom seperti berikut :

category : diisi angka categoryid
format : diisi singleactivity
shortname : diisi shortname (kode) mata pelajaran
fullname : nama mata pelajaran

Simpan file daftar mapel tersebut dengan type csv (comma delimited), nama file bebas.

Jika muncul peringatan keep using format seperti ini, pilih Yes.

File daftar mapel telah siap. Sekarang kembali ke moodle, klik menu Site administrations -> Course -> Upload courses.

Berikutnya pilih (choose a file) atau drag n drop file csv berisi daftar mata pelajaran.

Setelah pilih file / drag n drop langsung scroll ke bawah dan klik tombol preview.

Ups, jika mengalami error seperti ini tidak usah panik. Hal ini karena settingan delimiter csv belum disesuaikan.

Solusinya kita back pada browser sehingga akan kembali ke halaman upload, kemudian pilih CSV delimiter menjadi ; (titik koma).

Setelah CSV diganti, langsung scroll ke bawah dan klik tombol Preview lagi.

Oke isi file csv telah terbaca moodle, berikutnya langsung scroll kebawah pada bagian Default course values. Hilangkan centang pada Course end date. Kemudian klik tombol Upload courses.

Yess pembuatan course berhasil…!! Klik continue.

Untuk melihat daftar kategori dan course secara keseluruhan, klik Site administrations -> Course -> Manage course & categories.

Bisa dilihat daftar mata pelajaran telah masuk sesuai kategori masing-masing. Dengan cara upload ini kita dapat membuat banyak course / mata pelajaran secara cepat. 🙂

Demikian postingan tentang membuat mata pelajaran di moodle, dari part 1 sampai part 3 semoga mudah dipahami. Yang penting adalah semakin sering praktek akan semakin paham. Pada postingan selanjutnya akan membahas upload daftar peserta ujian.

Cara menambahkan mapel di Moodle AIOCBT part 2

Pada postingan sebelumnya telah dibahas mengenai cara membuat kategori di moodle. Kategori tersebut akan berfungsi untuk mengaktifkan daftar test pada aplikasi CBTAdmin. Ketika TRYOUTSMA-1 diaktifkan, pada peserta didik akan muncul Bahasa Indonesia. TRYOUTSMA-2 diaktifan maka akan muncul Matematika. Dan seterusnya.

Untuk membuat mata pelajaran di moodle ada 2 cara, pertama cara manual dengan create new course, dan kedua cara cepat menggunakan upload course.

Kita akan membahas cara manual dengan Create new course terlebih dahulu supaya tahu dasar teorinya.

1. Klik nama kategori.
Misal kita akan membuat Bahasa Indonesia berada di hari pertama, maka klik TRYOUTSMA-1. Kemudian klik create new course yang berada di sebelah kanan.

2. Masukkan course name, shortname, dsb
Untuk lebih mudah bisa disesuaikan dengan contoh gambar berikut :

3. Pilih Course format
Setelah mengisi point no. 2, scroll ke bawah bagian Course format. Pastikan format yang dipilih Single activity format, dan type of activity-nya Quiz.

4. Save and return
Setelah memilih format course dan type activity, selanjutnya langsung ke bagian bawah dan klik “Save and return“.

Setelah disimpan akan kembali ke halaman menu Course & Category management.

Untuk membuat mata pelajaran berikutnya (Matematika, Bahasa Inggris, Mapel Pilihan) tinggal ulangi langkah pada point 1-4.

Pada posting berikutnya kita akan membahas cara membuat mata pelajaran dengan teknik upload course. Silahkan dilihat pada Cara menambahkan mapel di Moodle AIOCBT part 3.

Cara menambahkan mapel di Moodle AIOCBT part 1

Sebelum ujian dilaksanakan, daftar mata pelajaran perlu kita input ke moodle terlebih dahulu. Dan dengan vhd moodle AIOCBT ini, kita bisa melaksanakan CBT dengan pola mirip UNBK.

Kita bahas sedikit tentang UNBK terlebih dahulu. Di vhd UNBK, admin ujian (proktor) akan mengaktifkan daftar test setiap harinya. Misal UNBKSMA20-1, UNBKSMA20-2, dsb. Setelah ujian diaktifkan, akan muncul TOKEN berisi 6 huruf. Kemudian peserta ujian login, memasukkan token, dan keluarlah soal-soal ujian.

illustrasi status tes unbk

Ujian berbasis Moodle menggunakan vhd AIOCBT juga menggunakan konsep mirip seperti itu. Dengan bantuan aplikasi CBTAdmin, kita bisa memilih daftar test, release token, lihat status peserta, dsb. Untuk CBTAdmin akan dibahas pada postingan lain.

illustrasi status test cbtadmin

Kembali ke moodle, karena kita akan menggunakan cbt moodle dengan konsep mirip UNBK maka input daftar mata pelajaran juga kita atur sedemikian rupa terlebih dahulu. Contoh kali ini menggunakan studi kasus persiapan tryout ujian nasional tingkat SMA.

1. Persiapan Jadwal
Sebelum memasukkan daftar pelajaran ke moodle kita buat jadwalnya terlebih dahulu. Misalnya pada Tryout SMA hari pertama Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris, dan hari keempat mapel Pilihan. Kita buat tabel supaya mudah dibaca.

2. Membuat Kategori
Kategori akan berfungsi untuk mengaktifkan pelajaran sesuai jadwal. Karena tryout berlangsung 4 hari, kita akan membuat 4 kategori dengan nama TRYOUTSMA-1, TRYOUTSMA-2, TRYOUTSMA-3, TRYOUTSMA-4.

Untuk membuat kategori di moodle melalui menu Site Administration ( Site settings ) di pojok kanan atas.

Kemudian klik tab Course -> Manage Course & Categories.

3. Klik create new category

4. Isi parent category & category name
Parent category pastikan pilih Top, category name diisi nama kategori. Category id number & description biarkan kosong, langsung klik tombol Create category di bawahnya.

5. Mencatat Categoryid
Setelah semua kategori dibuat, kita catat angka categoryid dengan cara meletakkan pointer mouse ke nama kategori, kemudian perhatikan angka id yang ada di bawah browser. Catat angka categoryid masing-masing kategori untuk keperluan pembuatan mata pelajaran.

Berikutnya, hal ini tidak wajib namun kalau ingin dicoba boleh-boleh saja yaitu menghapus kategori Miscellaneous. Klik icon gear, kemudian Delete. Selanjutnya ikuti instruksi untuk menghapus kategori.

Cukup sampai disini dulu supaya postingan ini tidak terlalu panjang. Selanjutnya bisa dilihat pada Cara menambahkan mapel di Moodle AIOCBT Part 2.

Cara memasang VHD AIOCBT Lite pada VirtualBox

Memasang vhd AIOCBT Lite tidak jauh berbeda dengan vhd standar pada postingan sebelumnya. Perbedaan hanya pada versi linux dan jumlah processor, sedangkan yang lainnya sama.

1. Pada pilihan version pilih Debian 32bit. Lalu klik Next.

2. Pada System -> tab Processor, hanya memakai 1 processor. Jika dinaikkan akan invalid.

Demikian hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memasang VHD AIOCBT Lite ke dalam VirtualBox. Selamat mencoba. 🙂

Cara memasang VHD AIOCBT pada VirtualBox

Memasang vhd AIOCBT tidak jauh berbeda seperti vhd UNBK. Pada postingan ini kami akan sharing persiapan dan langkah-langkah memasang vhd agar hasilnya bisa langsung bisa diakses.

Berikut persiapan sebelum memasang VHD, terutama jaringan.

A. Aktifkan status LAN Card 

Status LAN Card dalam keadaan aktif / tidak aktif dapat dilihat pada Network Connections. Untuk membuka menu tersebut, tekan Logo Windows + R pada keyboard, kemudian ketik ncpa.cpl

Pada gambar diatas, LAN Card tidak aktif, karena terdapat kalimat Network cable unplugged. Lalu bagaimana supaya menjadi aktif? Tinggal hubungkan LAN Card dengan alat lain, misalnya switch atau komputer lain maka LAN Card akan menjadi aktif.

B. Setting IP LAN Card sesuai VHD

Alamat IP default pada VHD AIOCBT adalah 192.168.0.200. Maka kita perlu menyesuaikan LAN Card dengan ip 192.168.0.xxx. (Xxx disini bebas, selain angka 200. Karena 200 akan dipakai oleh VHD).

Perhatikan contoh berikut (cukup isi kolom ip address dan subnet mask, lainnya biarkan kosong. Lalu klik OK.) :

C. Pastikan status LAN Card sudah aktif

Setelah LAN Card aktif (dihubungkan dengan alat lain) dan IPnya sudah disetting, status akan berubah menjadi unidentified network.

 

Persiapan selesaiii…., sekarang saatnya memasang VHD ke dalam VirtualBox.

1. Extract file master vhd AIOCBT menggunakan winrar / 7zip / dsb. Contoh disini extract ke folder D:\VM\MoodleCBT_r201908

2. Buka VirtualBox. Klik New.

3. Masukkan nama VM, pilih type Linux, version Debian 64bit. Lalu klik Next. (Jika pilihan 64bit tidak muncul, kemungkinan menu Virtualization pada BIOS belum diaktifkan)

4. Atur alokasi memory (RAM). Lalu klik Next.

5. Pilih Use an existing vhd file, kemudian klik logo kuning untuk mencari file vhd (contoh pada folder D:\VM\MoodleCBT_r201908), lalu klik Create.

6. VM berhasil dibuat. Klik kanan pada nama VM, pilih Setting.

7. Klik System, pilih tab Processor. Atur alokasi processor sesuai kemampuan.

8. Klik Network, pilih tab Adapter 1. Set attached to Bridged adapter, dan name pilih LAN Card sesuai Device Name yang berstatus unidentified network pada langkah persiapan poin C diatas.

Perhatikan pada kolom device name. Contoh disini device bernama Intel(R) Ethernet Connection (3) I218-LM, maka pada VirtualBox juga harus sama persis.

9. Pilih Adapter 2. Centang enable network adapter, set attached to NAT. Lalu OK.

10. Klik start. Tunggu sampai VHD selesai loading.

Sampai pada tampilan seperti ini VHD telah selesai loading dan siap digunakan. Tidak perlu login ke ServerCBT. Selanjutnya jendela VM ini bisa di-minimize.

11. Pastikan IP 192.168.0.200 dapat diakses

Setelah VM berhasil dijalankan, cek koneksi menggunakan ping pada PC server.

Jika hasil ping ada reply, VHD sudah dapat diakses melalui jaringan. Selanjutnya akses menggunakan browser (google chrome, mozilla firefox, dsb).

12. Shutdown VM

Apabila sudah selesai digunakan, untuk mematikan VM dengan cara klik Machine -> ACPI Shutdown dan tunggu sampai jendela VM tertutup.

Demikianlah langkah-langkah memasang VHD AIOCBT ke dalam VirtualBox. Apabila vhd belum berhasil diakses, mungkin ada settingan yang keliru. Selamat mencoba. 🙂